Narafakta – Grand opening Selayar Kopi Tiam di Jalan Teuku Umar, Pontianak, berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, Jumat (13/2/2026).
Peresmian kedai kopi tersebut menarik perhatian pelaku UMKM dan masyarakat. Owner Selayar Kopi Tiam, Steven dan Rahmat Sabil Imtihan, menyambut langsung kehadiran Wagub Kalbar dalam momentum pembukaan usaha tersebut.
Kopi Champ Jadi Ikon
Selayar Kopi Tiam mengusung Kopi Champ sebagai produk unggulan. Minuman ini diracik dengan metode semi tradisional modern yang mempertahankan karakter rasa klasik, namun tetap konsisten dan higienis melalui sentuhan teknologi.
Konsep tersebut menjadi pembeda di tengah menjamurnya kedai kopi di Pontianak.
Steven menegaskan, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman minum kopi yang autentik namun tetap relevan dengan selera pasar saat ini.
“Kami memadukan teknik lama dan pendekatan modern agar rasa tetap kuat, tetapi kualitasnya stabil di setiap sajian,” ujarnya.

Rahmat: Kopi Champ Mahsyur di Negeri Jiran
Owner Selayar Kopi Tiam, Rahmat Sabil Imtihan, menegaskan bahwa Kopi Champ bukan sekadar menu andalan, melainkan identitas utama brand mereka.
“Kopi Champ ini sudah mahsyur di negeri jiran. Kami membawa cita rasa itu ke Pontianak dengan standar racikan yang kami jaga ketat,” kata Rahmat.
Ia menjelaskan, metode semi tradisional modern yang digunakan menjadi kunci konsistensi rasa sekaligus mempertahankan kekhasan kopi tersebut.
“Kami tidak sekadar menjual kopi, tetapi menghadirkan karakter dan pengalaman. Kopi Champ punya kekuatan rasa yang khas, bold, dan punya aftertaste yang melekat. Itu yang membuatnya dikenal luas,” tegasnya.
Rahmat berharap, kehadiran Selayar Kopi Tiam dapat memperkaya pilihan kopi berkualitas di Pontianak sekaligus memperkuat citra daerah sebagai bagian dari kultur kopi di kawasan perbatasan.
Wagub Apresiasi Peran UMKM
Dalam sambutannya, Krisantus Kurniawan mengapresiasi hadirnya Selayar Kopi Tiam karena dinilai mampu menggerakkan rantai ekonomi UMKM.
Menurutnya, pertumbuhan kedai kopi tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong sektor distribusi, petani, hingga pelaku industri kreatif.
“Kita ingin usaha seperti ini terus berkembang. Ini bagian dari penguatan rantai UMKM di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia juga berharap ke depan buah kopi dapat menjadi salah satu komoditas asli Kalimantan Barat yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan identitas kuat di tingkat regional.
Grand opening Selayar Kopi Tiam menambah geliat usaha kopi di Pontianak. Kehadirannya diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi lokal dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.






