Narafakta – Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRISMA) secara resmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat atas langkah responsif dalam menangani dampak kesehatan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Langkah ini menyusul distribusi bantuan masker yang menyasar masyarakat di wilayah terdampak parah, khususnya di Kecamatan Pinyuh dan sekitarnya.
Respons Cepat di Tengah Kabut Asap
Ketua Umum PRISMA (Riko Muharandi) menyatakan bahwa kehadiran pemerintah melalui penyediaan masker sangat krusial mengingat indeks standar pencemaran udara (ISPU) di beberapa titik di Mempawah sempat menyentuh level yang tidak sehat bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Kami melihat Dinkes Provinsi tidak menunggu lama untuk bertindak. Distribusi masker ini adalah langkah nyata perlindungan terhadap masyarakat Pinyuh dan sekitarnya yang setiap harinya harus bergelut dengan asap sisa pembakaran lahan,” ujar perwakilan PRISMA.
Kolaborasi untuk Kesehatan Publik
Penyaluran bantuan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah provinsi yang sinergis dengan kebutuhan di tingkat kabupaten. Adapun poin-poin utama yang disoroti oleh PRISMA meliputi:
-Kecepatan Distribusi: Masker sampai ke titik-titik krusial tak lama setelah titik api meningkat.
-Ketepatan Sasaran: Fokus pada wilayah padat penduduk seperti Pinyuh yang memiliki mobilitas tinggi di jalur trans-Kalimantan.
-Edukasi Masyarakat: Selain membagikan masker, petugas di lapangan juga turut memberikan sosialisasi mengenai bahaya ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
Harapan ke Depan
Meskipun mengapresiasi bantuan alat pelindung diri (APD), PRISMA juga mendorong adanya langkah preventif yang lebih masif agar kejadian serupa tidak berulang di masa mendatang.
“Apresiasi ini adalah bentuk dukungan kami agar kinerja baik ini terus dipertahankan. Namun, kami juga berharap adanya koordinasi lintas sektoral yang lebih kuat untuk memadamkan titik api di sumbernya, sehingga masker tidak lagi menjadi kebutuhan darurat setiap tahunnya,” tambahnya.






