narafakta– Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Pontianak (PDPM) menggelar rapat persiapan pelantikan kepengurusan di Pontianak, Jumat (13/2/2026). Rapat tersebut menetapkan Muhammad Farhan sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
Namun, fokus utama rapat tidak hanya pada teknis kegiatan. PDPM Kota Pontianak secara tegas mengusung tema “Taawun untuk Kota Pontianak” sebagai ruh pelantikan.
Taawun Jadi Landasan Gerak Organisasi
Ketua PDPM Kota Pontianak menegaskan, tema “Taawun untuk Kota Pontianak” bukan sekadar slogan seremonial. Tema tersebut dipilih sebagai komitmen moral dan arah gerak organisasi ke depan.
“Taawun berarti saling tolong-menolong dan memperkuat. Kami ingin pelantikan ini menjadi momentum mempererat kolaborasi antar pemuda, organisasi, dan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep taawun akan diterjemahkan dalam program nyata, mulai dari gerakan sosial, pemberdayaan ekonomi pemuda, hingga partisipasi aktif dalam isu-isu kemasyarakatan.
Menurutnya, Pontianak membutuhkan energi kolektif generasi muda yang mampu bekerja sama, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Pelantikan Bukan Sekadar Seremoni
PDPM Kota Pontianak menegaskan pelantikan kepengurusan harus menjadi titik awal kontribusi nyata.
“Kami berharap pelantikan ini menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi aktif bagi masyarakat Pontianak. Tema taawun akan kami jadikan pijakan dalam setiap program kerja,” tegas Ketua PDPM.
Sementara itu, Muhammad Farhan menyatakan panitia akan menyiapkan konsep acara yang mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan sesuai tema yang diangkat.
“Pelantikan ini harus mencerminkan nilai taawun. Bukan hanya dalam tema, tetapi juga dalam pelaksanaannya,” katanya.
Melalui tema “Taawun untuk Kota Pontianak”, PDPM Kota Pontianak menegaskan komitmen untuk hadir sebagai kekuatan pemuda yang solid, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.






