Pontianak — Ketua Badan Pengurus Provinsi (BPP) Dekopinwil Kalimantan Barat, Rio Rahmadanu, S.Pd, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SMK Koperasi Pontianak dalam sebuah agenda seremonial yang menandai penguatan tata kelola lembaga pendidikan berbasis koperasi, belum lama ini.
Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari upaya penataan struktur kepemimpinan sekolah agar proses manajerial, akademik, dan pengembangan mutu pendidikan di SMK Koperasi Pontianak berjalan lebih terarah. Momentum ini juga menunjukkan komitmen Dekopinwil Kalbar dalam mendorong lembaga pendidikan di bawah naungannya agar memiliki kepemimpinan yang sah, terstruktur, dan bertanggung jawab.
Penguatan Tata Kelola Sekolah
Dalam agenda tersebut, Ketua BPP Dekopinwil Kalbar menegaskan bahwa keberadaan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang ditetapkan secara resmi melalui SK merupakan fondasi penting dalam menjalankan roda organisasi pendidikan.Penetapan ini diharapkan mampu memperjelas pembagian tugas, wewenang, serta tanggung jawab dalam pengelolaan sekolah, baik dari sisi administrasi, kurikulum, maupun pembinaan peserta didik. Dengan struktur kepemimpinan yang kuat, SMK Koperasi Pontianak diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan daya saing lulusan.
Dukungan terhadap Pendidikan Berbasis Koperasi
SMK Koperasi Pontianak dikenal sebagai lembaga pendidikan yang membawa semangat nilai-nilai koperasi dalam sistem pembelajarannya. Karena itu, peran Dekopinwil Kalbar tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan arah pendidikan tetap selaras dengan prinsip kebersamaan, kemandirian, dan pemberdayaan.
Penyerahan SK ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembinaan terhadap sekolah berbasis koperasi terus berjalan, termasuk dalam aspek kepemimpinan dan kelembagaan.
Dengan kepemimpinan yang telah ditetapkan secara resmi, SMK Koperasi Pontianak diharapkan mampu menjalankan program pendidikan secara lebih optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Barat.






