narafakta-Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari menyatakan dukungan pemerintah terhadap penguatan peran Asosiasi Pelaku Usaha Desa Indonesia (APUDSI) dalam mendorong kemajuan sektor perdesaan, terutama pada aspek pemasaran dan legalitas produk. Dukungan itu disampaikan dalam momentum satu tahun berdirinya APUDSI sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Sabtu, 14 Februari 2026 tepatnya di hotel Borobudur.
Qodari Apresiasi Satu Tahun APUDSI
Dalam sambutannya, Qodari mengucapkan selamat atas peringatan hari jadi pertama APUDSI dan pelaksanaan Rakernas organisasi tersebut.
“Pertama tentu kita mengucap selamat ulang tahun pertama untuk APUDSI dan selamat untuk rakernasnya. Mudah-mudahan organisasi ini semakin berkembang, makin berpengaruh, makin berdampak dan semakin besar,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan APUDSI penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi desa, terutama pada sektor hilir.
Fokus Sektor Off-Farm Dinilai Strategis
Menurut Qodari, APUDSI memiliki posisi strategis karena bergerak di sektor off-farm atau pasca-produksi. Selama ini, banyak asosiasi lebih fokus pada aspek produksi (on-farm) bagi petani dan nelayan.
Namun, persoalan pemasaran dan akses pasar masih menjadi tantangan besar di perdesaan.
“Produksi tinggi tetapi kalau pemasaran tidak ada, pendapatan tidak akan meningkat. APUDSI membantu membuka akses pasar untuk produk-produk desa, ini sangat penting dan strategis,” tegasnya.
Qodari berharap APUDSI mampu memperkuat legalitas produk desa sekaligus memperluas jaringan pemasaran agar pelaku usaha desa memiliki daya saing lebih tinggi di pasar nasional maupun global.






