Narafakta.id-Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Kalimantan (BEM Seka) Kalimantan Barat, Meksi Kerol, menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya tidak boleh dijadikan komoditas politik yang hanya muncul menjelang momentum pemilihan.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Musyawarah Daerah Wilayah Timur BEM Se-Kalimantan Wilayah Kalimantan Barat yang menghasilkan rumusan sikap bersama mengenai berbagai isu strategis daerah, termasuk percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
Kapuas Raya Dinilai Sebagai Kebutuhan Daerah
Menurut Meksi Kerol, pembentukan Provinsi Kapuas Raya merupakan agenda jangka panjang yang berkaitan dengan pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta efektivitas tata kelola pemerintahan di wilayah timur Kalimantan Barat.
Ia menilai wacana pemekaran tidak seharusnya hanya diangkat ketika memasuki tahun politik, tetapi harus diperjuangkan secara konsisten sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat.
“Bagi kami, Kapuas Raya bukan isu musiman yang muncul saat pemilihan. Kapuas Raya adalah kerja panjang yang menyangkut masa depan masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan arah pembangunan daerah,” ujar Meksi Kerol.
Mahasiswa Siap Mengawal Perjuangan
Meksi mengatakan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Karena itu, BEM Seka Kalbar berkomitmen terus mengawal perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya agar tetap berada pada jalur kepentingan publik. Menurutnya, gerakan mahasiswa harus hadir dengan sikap kritis, independen, dan berpihak kepada masyarakat dalam mengawal setiap proses pembangunan daerah.
“Gerakan mahasiswa wajib hadir dengan nalar kritis, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat. Kami ingin memastikan perjuangan Kapuas Raya lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menjadi komoditas politik,” tegasnya.
Meksi berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat terkait pembentukan Provinsi Kapuas Raya sehingga proses yang berjalan tetap mengedepankan kepentingan daerah, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : GagahÂ
Editor : Tim Redaksi





