GMNI Singkawang Turut Ambil Bagian dalam Aksi Solidaritas Pembagian Masker kepada Masyarakat

0
GMNI Singkawang

Singkawang-Kalbar – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) turut berpartisipasi dalam aksi solidaritas pembagian masker kepada masyarakat Kota Singkawang sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, dengan menyasar masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah titik lampu merah Kota Singkawang, yakni Jalan Alianyang, Jalan Pemuda, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Aksi ini melibatkan sejumlah organisasi, komunitas, dan mahasiswa yang bersama-sama turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Singkawang turut memfasilitasi sebanyak 2.000 masker yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat melalui para relawan.

Sejumlah elemen yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Forum Aliansi Loyalitas Singkawang (FALS), IKA FISIP, Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI), HIMAS AKBID, HIMBASTRA, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Oi Singkawang, dan STIT Sultan Abdulrahman.

Para relawan membagikan masker secara langsung kepada pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, serta masyarakat yang berada di sekitar persimpangan. Pembagian dilakukan ketika kendaraan berhenti di lampu lalu lintas sehingga masker dapat diterima langsung oleh masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

Bagi GMNI, keterlibatan dalam aksi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab mahasiswa untuk hadir dan mengambil peran ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

“GMNI melihat bahwa kondisi kabut asap seperti ini tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, kami memilih untuk ikut turun langsung sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Desma Christandera, perwakilan GMNI.

Menurut Desma, pembagian masker merupakan langkah sederhana, namun memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang tetap harus melakukan aktivitas di luar ruangan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Kami berharap masker yang dibagikan dapat membantu masyarakat dalam menjaga diri dari paparan asap. Namun lebih dari itu, kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Semua elemen memiliki peran untuk saling membantu dan menjaga kondisi lingkungan,” ujarnya.

Desma juga menilai keterlibatan berbagai organisasi dan komunitas dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kerja sama lintas kelompok. Perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan, bukan hanya ketika terjadi kabut asap, tetapi juga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat. Mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan kontribusi yang nyata,” ungkap Desma.

Sebanyak 2.000 masker yang difasilitasi BPBD Kota Singkawang tersebut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat di tiga titik pembagian. Aksi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk solidaritas bersama dalam menghadapi dampak kabut asap di Kota Singkawang.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, GMNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan sosial yang menyentuh kepentingan masyarakat serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong di tengah masyarakat.

 

Penulis : Eky

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *