Beranda / Pemuda / Nobar Film Pesta Babi di Teluk Batang Dorong Kesadaran Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Teluk Batang Dorong Kesadaran Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Teluk Batang diikuti pemuda mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Kayong Utara

Kayong Utara – Kegiatan nonton bareng (nobar) film *Pesta Babi* yang digelar di Cafe Sejenak, Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (30/5/2026), menjadi ruang edukasi dan diskusi bagi masyarakat untuk memahami berbagai persoalan sosial, pembangunan, dan demokrasi yang terjadi di Indonesia maupun di daerah.

Kegiatan yang dihadiri oleh pemuda, mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum tersebut tidak hanya menghadirkan pemutaran film, tetapi juga diskusi publik yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Ketua DPC GMNI Kota Singkawang, Johriansyah, Ketua DPC LAKI Kabupaten Kayong Utara, Triki Ageng Nuryadi, serta Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, H. Alias.

Aktivis GmnI, Wapresma BEM UNOSO Yoga Pratama, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membuka wawasan masyarakat agar lebih peka terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. Menurutnya, kesadaran sosial masyarakat perlu terus diperkuat agar mampu memahami dampak dari berbagai kebijakan maupun dinamika pembangunan yang berlangsung.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai ruang edukasi dan diskusi bagi masyarakat. Harapannya masyarakat semakin melek terhadap berbagai persoalan yang terjadi di daerahnya sendiri, sehingga dapat memahami kondisi sosial secara lebih kritis dan tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai peristiwa yang terjadi,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan serta menjaga nilai-nilai demokrasi. Film yang diputar dinilai mampu menjadi pemantik diskusi mengenai relasi antara masyarakat, negara, dan berbagai persoalan yang muncul dalam proses pembangunan. Ketua DPC GMNI Kota Singkawang, Johriansyah, menekankan bahwa ruang-ruang diskusi publik perlu terus diperluas sebagai sarana pendidikan politik dan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, kesadaran kritis masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Dengan adanya forum-forum diskusi seperti ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, serta memahami berbagai persoalan yang berkembang secara lebih objektif.

Sementara itu, Ketua DPC LAKI Kabupaten Kayong Utara, Triki Ageng Nuryadi, menilai bahwa keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pembangunan merupakan bagian penting dari proses demokrasi. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menyuarakan aspirasi dan berpartisipasi dalam berbagai forum yang membahas kepentingan publik.

Di sisi lain, Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, H. Alias, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, dialog antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan pemangku kebijakan perlu terus dibangun guna menciptakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Aktivis GmnI Wapresma BEM UNOSO, Yoga Pratama, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang dan tidak berhenti pada satu momentum saja.

“Kami berharap kegiatan nobar dan diskusi ini tidak berhenti di sini. Ke depan akan ada diskusi-diskusi lanjutan yang dapat menjadi ruang belajar bersama, ruang untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah secara konstruktif, sekaligus memperkuat kesadaran sosial masyarakat terhadap berbagai persoalan yang ada,” katanya

Melalui kegiatan tersebut, panitia juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar semakin membuka ruang dialog dengan masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan warga, serta memastikan proses pembangunan berjalan secara adil, inklusif, dan tetap menghormati hak-hak masyarakat.

Kegiatan nobar dan diskusi film *Pesta Babi* di Teluk Batang ini menjadi salah satu upaya membangun budaya dialog dan partisipasi publik di tengah masyarakat. Selain memperluas wawasan, forum semacam ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawal pembangunan dan kehidupan demokrasi di daerah.

Penulis : Fiky 

Editor : Tim Redaksi