Beranda / Kabar Kalbar / Keracunan MBG di Ketapang Bertambah Jadi 370 Orang, 50 Pasien Masih Dirawat

Keracunan MBG di Ketapang Bertambah Jadi 370 Orang, 50 Pasien Masih Dirawat

MBG Ketapang

Ketapang – Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mencatat 370 orang mengalami dugaan keracunan menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau hingga Jumat sore (6/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, dr Feria Kowira, menyatakan tenaga medis menangani seluruh pasien di fasilitas kesehatan.

“Tim medis memulangkan 320 pasien setelah kondisi mereka membaik. Saat ini 50 pasien masih menjalani perawatan di Puskesmas Marau dan RSUD dr Agoesdjam Ketapang,” ujarnya.

Menurut Feria, tim kesehatan menyatakan pasien stabil setelah pemeriksaan medis. Petugas memberikan obat-obatan untuk mendukung proses pemulihan di rumah.

Data Dinas Kesehatan Ketapang menunjukkan korban terbanyak berasal dari pelajar. Rinciannya, 144 siswa SMP, 101 siswa SMK, 73 siswa SMA, 9 siswa SD, dan 7 guru mengalami gejala keracunan. Enam petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga terdampak.

Tim gabungan dari unsur kecamatan, Polsek, Koramil, tenaga kesehatan, dan perusahaan sekitar wilayah Marau mendukung penanganan kasus. Delapan tim kesehatan bekerja untuk menjaga layanan medis tetap optimal.

Pengelola MBG menghentikan sementara operasional dapur di Kecamatan Marau. Kepala Program MBG Region Kalbar, Agus Kurniawi, mengatakan pihaknya menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan.

“Kami menghentikan operasional SPPG dan membersihkan dapur secara menyeluruh untuk memastikan keamanan pangan,” kata Agus.

SPPG Ketapang Marau Riam Batu Gading saat ini menyalurkan MBG kepada 1.859 penerima manfaat di 15 kelompok. Yayasan Surya Gizi Lestari mengelola SPPG tersebut sejak September 2025 dan kini menjalani evaluasi.

Tag: