Pemprov Kalbar Pastikan PPPK Tetap Dipertahankan, ASN Diingatkan Soal Disiplin
Narafakta –Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya menjaga keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penegasan ini disampaikan di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (30/3/2026), sebagai respons atas isu pengurangan tenaga PPPK.
Di saat yang sama, ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemprov Kalbar Jaga PPPK di Tengah Tekanan Anggaran
Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya mempertahankan tenaga PPPK dengan pengelolaan anggaran yang hati-hati serta transparan terhadap publik.
“Kami memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara optimal agar belanja pegawai tetap dalam batas yang ditetapkan. Komitmen kami jelas, PPPK harus tetap dipertahankan,” ujar Ria Norsan.
KNPI Nilai Kebijakan PPPK Sebagai Strategi Jangka Panjang
Ketua KNPI Kota Pontianak, Rio Rahmadanu, menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keberlanjutan tenaga kerja sektor publik.
“Jika dilihat dari perspektif akademik, keputusan ini mencerminkan strategi fiskal yang responsif sekaligus berorientasi jangka panjang. PPPK memiliki posisi strategis dalam penguatan kapasitas birokrasi,” ungkap Rio.
Disiplin ASN Jadi Kunci Efektivitas Anggaran
Rio menekankan bahwa komitmen mempertahankan PPPK harus diiringi peningkatan kinerja ASN agar efisiensi anggaran tetap terjaga. Ia menyebut peningkatan kualitas kerja ASN penting agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Penulis : Gagah
Editor : Tim Redaksi






